Anda harus mempersiapkan kesehatan Anda dari sebelum berangkat haji. Selain vaksin, masih banyak hal lain yang perlu dipertimbangkan. Kemudian, saat berada di Tanah Suci, Anda harus menjaga kesehatan.

Tujuan mempersiapkan dan menjaga kesehatan adalah membuat seluruh ziarah berjalan dengan lancar. Selain itu, dengan kondisi tubuh yang sangat baik, diharapkan dapat beradaptasi dengan iklim di Arab Saudi yang berbeda dari Indonesia.

Persiapan dimulai sebelum keberangkatan

Persiapan kesehatan untuk ziarah dimulai sejak lama. Kira-kira satu bulan sebelum keberangkatan, Anda bisa pergi ke penyelenggara haji. Diskusikan dengan dokter penyelenggara tentang riwayat medis dan perawatan medis apa yang diperlukan.

Pikirkan lagi, apakah Anda memiliki kondisi kesehatan yang memerlukan perhatian khusus? Jika demikian, ukur diri Anda jika Anda dapat menangani kondisi di negara tujuan. Jika Anda memiliki penyakit kronis, berkonsultasilah dengan dokter jika Anda masih dapat melakukan perjalanan ke Tanah Suci dengan kondisi seperti itu.

Vaksinasi sebelum melakukan ziarah seperti yang dipersyaratkan di Tanah Suci. Biasanya, Anda akan diminta untuk mendapatkan vaksinasi terhadap meningokokus sebagai penyebab meningitis. Vaksin ini wajib untuk mencegah berjangkitnya penyakit. Begitu pentingnya adalah vaksin yang digunakan sebagai salah satu syarat untuk membuat visa haji.

Vaksin tambahan yang direkomendasikan sebelum pergi haji adalah vaksin influenza, vaksin hepatitis A, vaksin hepatitis B dan vaksin demam tifoid dan pneumokokus. Vaksin ini harus diselesaikan setidaknya dua minggu sebelum keberangkatan.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia juga telah menetapkan ketentuan dalam pemeriksaan medis untuk calon peziarah. Ada sejumlah pemeriksaan kesehatan yang harus dilakukan. Pemeriksaan kesehatan meliputi pemeriksaan fisik seperti tanda-tanda vital, yaitu suhu, tekanan darah, laju pernapasan dan denyut nadi, kemudian ujian fisik umum seperti tinggi dan berat badan, kulit, kepala, mata, telinga, dan dada. Lalu ada tes suportif, seperti rontgen, urinalisis, dan elektrokardiografi (EKG). Sebelumnya, dokter juga akan mencatat sejarah medis calon peziarah.

Baca juga : Paket Umroh Pekanbaru Bulan Oktober

Menjaga kesehatan selama haji

Ketika Anda tiba di tanah suci, berhati-hatilah untuk menjaga kesehatan. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diingat:

  • Saat Anda berangkat haji, jangan lupa membawa obat pribadi. Jika Anda masih minum obat, bawalah cukup obat untuk tinggal di sana. Juga sertakan sertifikat medis jika petugas bea cukai bertanya tentang obat.
  • Selama ziarah, jangan lupa minum air putih yang cukup. Cuacanya lebih hangat daripada di negara ini, jadi jangan sampai dehidrasi. Gunakan krim yang mengandung tabir surya untuk menjaga kesehatan kulit karena terlindung dari sinar UV.
  • Selalu bersihkan dengan sering mencuci tangan dengan sabun. Jika tidak ada air, gunakan pembersih tangan.
  • Gunakan pisau cukur sekali pakai dan jangan gunakan alat pribadi seperti pisau cukur atau sikat gigi secara bergantian dengan yang lain. Karena alat ini memungkinkan penularan penyakit melalui darah, seperti HIV, hepatitis B dan hepatitis C.
  • Perhatikan juga makanan yang Anda makan. Hindari makan makanan yang terbuat dari susu mentah atau daging yang kurang matang. Selalu cuci buah sebelum makan. Jangan lupa untuk memeriksa tanggal kedaluwarsa jika Anda mengonsumsi makanan atau minuman dalam kemasan.

Ketika Anda berada di ruang terbuka bersama ribuan umat beriman lainnya, penting untuk melakukan upaya untuk mencegah penularan penyakit, seperti:

  • Kenakan masker saat ibadah.
  • Hindari tempat-tempat yang terlalu ramai, beribadah di luar jam sibuk.
  • Jaga jarak Anda dari orang lain, hindari terlalu dekat.
  • Jauhi orang sakit, meskipun Anda hanya batuk atau bersin.
  • Jika Anda batuk atau bersin, jangan lakukan dengan sembarangan. Tutupi mulut dan hidung Anda saat batuk atau bersin. Setelah itu, cuci tangan dengan baik.
  • Ini juga merupakan ide yang baik untuk menghindari berada di dekat binatang dan menjauh dari lingkungan mereka, sehingga mereka tidak terkontaminasi jika mereka menularkan penyakit. Misalnya, unta, yang dapat mengirimkan MERS CoV.

Juga, berhati-hatilah saat mengemudi. Selalu kenakan sabuk pengaman saat mengemudi. Hati-hati juga jika Anda menyeberang jalan. Jangan biarkan kecelakaan terjadi selama ziarah. Pastikan Anda selalu waspada dengan kondisinya, perhatikan tanda-tanda yang ada, untuk selalu aman dan pahami apa yang harus dilakukan dalam keadaan darurat.

Saat melakukan persiapan dan bagaimana menjaga kesehatan Anda selama haji, Anda diharapkan untuk menghindari penyakit dan kondisi buruk saat berada di Tanah Suci sampai Anda tetap sehat sampai Anda kembali ke negara Anda. Ingin melakukan perjalanan umroh dari Medan? Yuks coba cek infomasi Umroh Medan bersama Annajwa Islamic Tour & Travel.