Peta minda (mind map), sebagian dari kita pasti sudah mengenal apa itu peta minda. Karna pada saat duduk di bangku sekolah kita pasti akan mempelajari tentang peta minda dan juga dalam cara membuat peta minda, kali ini kita akan mengulang kembali materi yang pernah kita pelajari, yaitu cara membuat peta minda, sebelum kita membuat peta minda ini, alangkah baiknya kita mengetahui apa itu pengertian metode peta minda.

Pengertian metode peta minda adalah metode visual-spesial yang di bentuk dalam pola ilustrasi grafis yang bertujuan guna menunjukan hubungan antara konsep satu dengan konsep yang lainnya dan mengelompokkan setiap konsep menjadi kategori tertentu. Peta minda sendiri sering juga di sebut sebagai peta konsep dan bis di buat dalam bentuk skema yang merupakan ringkasan dari kumpulan sebuah materi.

Dan pengertian metode peta minda juga biasa di sebut juga sebagai cara guna mencatat yang pekerjaannya disamakan dengan berkerjanya dua belah otak yaitu otak kiri dan otak sebelah kanan, Pengertian metode peta minda juga diartikan sebagai suatu proses yang menggambarkan pikiran guna menggabungkan rancangan permasalahan uang khusus dari setiap cabang sel saraf untuk membuat sebuah korelasi rancangan untuk menuju pada suatu pemahaman dan juga hasil yang nantinya akan terbentuk diatas kertas atau pun animasi yang mudah di pahami oleh pembuatnya.

Peta minda (mind map), mempunyai pengertian metode peta minda yang di kenal dengan peta pikiran yang di rancang khusus guna m memudahkan kamu untuk memahami dan juga menuangkan pikiran mu pada sebuah persoalan. Itulah tadi beberapa pengertian metode peta minda yang harus kita ketahui sebelum membuat sebuah peta minda, setelah kita mengetahui pengertian metode peta minda, sekarang kita akan mempelajari cara membuat peta minda. Berikut beberapa cara dalam pembuatan peta minda:

  • Cara Membuat Peta Minda
  1. Mulai dengan konsep utama

Pertama-tama tentukan tujuan utama peta minda Anda dan tuliskan. Karena peta minda mulai dari dalam dan berkembang ke luar, ide sentral Anda akan menjadi topik inti diagram. Konsep utama Anda bisa:

  1. Masalah yang Anda coba selesaikan
  2. Proyek Anda bertukar pikiran
  3. Konsep sulit yang ingin Anda pelajari

Katakanlah kamu harus menulis tentang Liburan Keluarga. Dalam hal ini, Liburan Keluarga akan menjadi konsep utama karena ia merupakan fokus esainya. Contoh :

2. Tambahkan cabang ke konsep utama Setelah kamu telah menentukan tujuan utama peta pikiran minda, tambahkan cabang yang nantinya akan menguraikan subtopik paling dasar. Cabang akan membantu kamu untuk mulai mengatur informasi.

Jangan khawatir tentang memasukkan banyak detail, kata kunci, dan frasa pendek akan lebih dari cukup. Dalam kasus esai kamu tentang Liburan Keluarga, subtopik utama yang harus Anda bagikan adalah cabang-cabang utama yang menjelaskan dari liburan. Lebih detail ke cabang-cabang awal ini akan dimasukkan saat kamu terus menambahkan cabang.

3. Jelajahi topik dengan menambahkan lebih banyak cabang Setelah kamu mengidentifikasi subjek utama dalam topik kamu, tambahkan lebih banyak bentuk sampai kamu kehabisan informasi berharga. Pastikan kamu terus mengatur jadwal acara liburan dengan hal-hal terpenting yang lebih dekat dengan bentuk konsep utama, dan detail yang lebih spesifik.

4. Tambahkan gambar dan warna Pertahankan organisasi dalam peta minda kamu dengan menggunakan warna standar untuk berbagai tingkat pemikiran dalam diagram Anda. Jika kamu menggunakan Lucidchart, warna akan dikelola untuk kamu. Selanjutnya, menggunakan gambar akan sangat membantu kamu dalam memvisualisasikan, dan menghafal berbagai bagian peta minda kamu. Gambar juga dapat digunakan untuk menautkan bentuk, bukan bentuk kotak tradisional.(Doni)